Medical Check Up

18 Dec 2006 --- Doctor Taking Vital Signs --- Image by © IMANE/Image Point FR/Corbis

 

Dewasa ini sudah tertanam dalam pola berpikir masyarakat umum bahwa ‘medical checkup’ perlu dilakukan dan wajib hukumnya untuk menjaga kesehatan. Semakin lengkap dan semakin canggih checkup yang dilakukan dipra-anggapkan semakin baik. Anjuran dokter untuk melakukan medical checkup setahun sekali disambut dengan antusias. Mereka yang berduit tak segan-segan pergi ke luar negeri untuk menjalani cek rutin kesehatan ini, sehingga sekarang dikenal juga istilah turisme kesehatan (medical tourism). Banyak korporasi yang membuat program medical checkup tahunan bagi karyawannya tanpa memandang kelompok usia.

Sesungguhnya apakah medical checkup ini perlu dilakukan oleh semua orang, termasuk mereka yang sehat? Menganalogikan checkup medis ini seperti tune-up mobil berkala agar memiliki performa yang andal sebenarnya merupakan cara berpikir yang naif. Medical checkup jauh lebih complicated daripada ‘servis mobil’ ini. Ada banyak parameter di dalamnya, seperti jenis-jenis checkup yang perlu, faktor usia, faktor jenis kelamin, faktor keturunan (family history) dan faktor resiko perorangan (personal risk factor). Juga penentuan pada usia berapa checkup ini dilakukan (di atas 40 tahun, di atas 50 tahun) serta jangka waktunya (dua tahun, tiga tahun, lima tahun sekali). Jadi tidak boleh dijadikan semacam ‘paket’ all size yang diberlakukan pada semua orang.

Ada kesepakatan dari otoritas kesehatan bahwa beberapa jenis medical checkup dapat dilakukan pada kelompok usia tertentu. Diantaranya adalah pemeriksaan tekanan darah (hipertensi merupakan resiko utama penyakit jantung koroner, stroke, penyakit ginjal dan serangan jantung), kolesterol, pada pria usia 35-65 tahun dan wanita 45-65 tahun (kolesterol yang tinggi merupakan faktor resiko penyakit jantung), skrining colorectal cancer (kanker usus besar) pada orang di atas 50 tahun, mammogram (rontgen untuk mendeteksi adanya kanker payudara) pada wanita usia 50-69 tahun, setiap dua tahun sekali, Pap smear (tes untuk mendeteksi kanker leher rahim) pada wanita yang aktif secara seksual setiap tiga tahun sekali.

 

 

RS dr. AK Gani dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang sadar kesehatan dan memerlukan layanan berkualitas dan komprehensif telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan menyuluruh, terpadu, dan akurat sehingga berbagai kelainan dan penyakit dapat diketahui dapat cepat dan tepat.

Pentingnya melakukan Medical check Up adalah untuk deteksi awal adanya suatu penyakit atau kondisi yang menyebabkan ketidakmampuan/kecacatan dan kematian. Gaya hidup yang modern dan tingkat stress yang tinggi dapat berdampak terhadap kesehatan kita seperti Penyakit Jantung, Diabetes, Hipertensi dan Kanker.